Malam itu terjadi badai. Seorang pria sedang mengemudi di daerah pegunungan dan mobilnya mogok. Dia berhenti di bawah pohon dan berjalan mencari bantuan. Lalu ia melihat mobil datang dengan sangat lambat. Dia berjalan ke sana, membuka pintu, dan langsung duduk di kursi penumpang.
Lalu ia tiba-tiba menyadari bahwa tidak sopir, tapi mobil itu bergerak! Sebelum pria itu bisa memutuskan apa yang harus dilakukan, belokan tajam muncul beberapa meter. Tampaknya mobil itu akan jatuh dari tebing. Orang itu gemetar ketakutan, tapi tiba-tiba sebuah tangan pucat masuk dari luar jendela dan memutar kemudi! Ketika mobil sudah berbelok, tangan pucat itu keluar jendela.
Setiap kali ada tebing, tangan yang sama akan datang dan seolah-olah membimbing mobil itu menghindari kecelakaan. Orang itu tidak percaya dengan semua ini. Setelah sampai desa terpencil, dia melompat dari mobil dan berlari ke sebuah bar. Dengan muka pucat, basah, gemetar, ia lalu memberitahukan ke semua orang, bahwa ia baru saja mengalami pengalaman supranatural yang paling menyeramkan.
Tidak lama dua pemuda basah dan penuh lumpur masuk ke bar. Seorang dari mereka melihat orang itu dan berkata, "Hei, bukankah orang itu yang masuk seenaknya ke dalam mobil kita, sementara kita dengan susah payah mendorong mobil."
Friday, August 25, 2017
Pengalaman Yang Menyeramkan
Monday, August 21, 2017
Dosen Dan Mahasisws
Di sebuah kelas ada dosen yang bertanya kemahasiswanya.
D : Apa ada yang pernah lihat Tuhan?
M : (diam semua)
D : Apa ada yang pernah mendengar suara Tuhan?
M : (diam semua)
D : Apa ada yang pernah menyentuh Tuhan?
M : (diam semua)
D : Kesimpulannya berarti Tuhan itu tidak ada.
(dosen pun gembira)
Tiba"ada mahasiswa yang tidak terima dan membalasnya.
M : Apa ada yang pernah lihat otaknya dosen?
(diam semua)
M :Apa ada yang pernah mendenga suara otaknya dosen!
(diam semua)
M :Apa ada yang pernah menyentuh otaknya dosen?
(diam semua)
M : Kesimpulannya berarti dosen itu tidak punya otak.
Semua mahasiswa pun bersorak gembira...
Tuesday, April 18, 2017
Menyalahkan Botol Bir
Seorang pria, duduk di luar karena diusir dari rumahnya, sedang memikirkan bagaimana masa depannya setelah ia menceraikan istrinya, kehilangan anak-anaknya dan kehilangan pekerjaannya...
Ia melihat sebuah kotak berisi botol bir dan berjalan ke situ.
Dia mengambil botol kosong, melemparnya ke dinding, "Kamu adalah penyebab saya tidak memiliki istri!"
Dia lalu melempar botol kedua, "Kamu adalah penyebab saya tidak memiliki anak-anak saya!"
Dia melempar botol ketiga "Kamu adalah penyebab saya kehilangan pekerjaan saya!"
Ia melihat botol keempat masih disegel dan penuh dengan bir.
Dia mengambil botol itu, menaruhnya di samping dan mengatakan, "Kawan, kamu minggir di situ, saya tahu kamu tidak terlibat..."
Source: https://www.ketawa.com/2017/03/11803-menyalahkan-botol-bir.html
Tuesday, March 7, 2017
Jajal Sekali Langsung Jadi
Di RS Bersalin perawat sedang mendata nama-nama bayi yang baru lahir
Perawat : Maaf yah ibu-ibu, saya mau data nama-nama bayi, oke yah sekarang saya absen satu persatu.
Perawat : Ibu Esih siapa nama anaknya?
Esih : Labarji, sus.
Perawat : Wah masih keturunan Arab ya..?
Esih : bukan… itu sebuah singkatan, karena lahirnya pas “Lebaran Haji”
Perawat : ooh… terus lbu Edah siapa nama anaknya?
Edah : Lala Karen Hugelsaga !!
Perawat : Wow….pasti keturunan Brazil ?
Edah : Bukan sus… itu singkatan dari “lagi-lagi karena hubungan gelap sama tetangga”
Perawat : Oooh… lbu Kokom, siapa nama anaknya?
Kokom : Alyanandika… suster
Perawat : Aduh cantiknya… apa ada artinya juga?
Kokom : artinya… “Alhamdulillah biaya persalinan ditanggung kantor”
Perawat : he he he bisa aja.. terus kalau anak ibu Titin.?
Titin : Jastin Biber, suster.
Perawat : Wah lbu Titin pasti penggemarnya Justin Biber yah?
Titin : Bukan suster…. itu nama artinya “Jaja sama Titin bikinnya di Jember”
Perawat : he he he paling bisa deh lbu Titin, terus… kalau Ibu Eha, siapa nama anaknya?
Eha : Nama anak saya Jalidi suster…!!
Perawat : Wah ini pasti asli Betawi ya ??
Eha : Bukan suster… itu juga ada singkatannya “jajal sekali langsung jadi”
Friday, December 30, 2016
Ayat Ayat Kehidupan
“Barang Siapa di kala berbuka ia masih bekerja, niscaya ia tergolong dalam orang-orang yang lembur.”
(HR Department)
“Sesungguhnya sunnah dan berpahala seseorang itu bila ia berbuka dengan kurma. Dan sesungguhnya akan datanglah siksaan baginya jika… tertelan bijinya…”
“Barang siapa yang apabila sudah berbuka puasa dia masih di jalan, maka dia terkena macet.”
(HR Rasuna Said)
“Barang siapa yang menginginkan barang yang belum menjadi miliknya, hendaklah mereka membeli sesuai kemampuannya.”
(Al-Famart)
“Barang siapa yang di bulan Ramadhan tidak dapat menahan dirinya berbelanja sebelum waktu THR tiba, sesungguhnya mereka itu termasuk di dalam golongan orang-orang yang mampu.”
(Kyai Al-Tajirr)
“Barang siapa yang tidak tidur malam hari pada saat bulan puasa tetapi tidak melakukan apa-apa, maka begadang tidaklah ada gunanya.”
(HR Irama/ Haji Roma Irama)
“Barangsiapa menghambur-hamburkan pulsa telpon & sms, maka celakalah dia di hari penagihannya”
(An-nokia: 3310)
Buka 18 Minimarket Dalam Waktu 8 Bulan
Namanya Indra Agus Setiawan. Di usia 40 tahun dia sukses membuka minimarket sendiri. Bahkan dia membuka 18 minimarket dalam jangka waktu 8 bulan. Ia memulainya dengan tanpa modal. Kunci utamanya adalah kegigihan dan jeli melihat peluang. Ia selalu berangkat pukul 2 pagi dari rumahnya menuju minimarket.
Di saat yang lain tertidur dia sudah sibuk mencari rezeki. Semangatnya sungguh luar biasa. Dalam jangka waktu 8 bulan dia sudah banyak menghasilkan uang lewat hasil keringatnya sendiri.
Kabarnya kemarin dia ditangkap oleh polisi. Kala itu ia akan membuka minimarket ke-19 dengan linggis.
Monday, December 19, 2016
Pengalaman Pertama Sopir Taxi
Setelah berjalan sekian lama, penumpang menepuk pundak sopir taksi untuk menanyakan sesuatu. Reaksinya sungguh tak terduga. Sopir taksi begitu terkejutnya sampai tak sengaja menginjak gas lebih dalam dan hampir saja menabrak mobil lain. Akhirnya ia bisa menguasai kemudi dan menghentikan mobilnya di pinggir jalan.
"Tolong, jangan sekali-sekali melakukan itu lagi," kata sopir taksi dengan wajah pucat dan menahan marah.
"Maaf, saya tidak bermaksud mengejutkan. Saya tidak mengira kalau menyentuh pundak saja bisa begitu mengejutkan Bapak."
"Persoalannya begini, ini hari pertama saya jadi sopir taksi. Bapak juga merupakan penumpang pertama."
"Oh begitu. Trus kok bisa kaget begitu?"
"Sebelumnya saya adalah sopir mobil jenazah."
Thursday, December 15, 2016
Status Facebook Para Binatang
Bayangin kalau binatang pada punya akun Facebook, kira-kira statusnya kaya gini kali yaaa???
*Anjing pudel:
Nunggu di jemput majikan, mo ke salon neeh…
*Kecoa:
Baru aja slamet dari injekan maut…
*Sapi:
Huuh sebel susuku diraba-raba lagi oleh majikanku, dikira gw jablay apa, ya…
*Kucing:
Anak gw yg ke-7 barusan nanya sapa bapaknya, gw bingung mau jwb apa, gw sendiri lupa bpknya siapa…
*Nyamuk:
Gw positif HIV AIDS, gara2 salah isep, hiks…
*Ayam:
Teman2 kalo besok gw ga update, berarti gw di KFC, love u all…
*Cumi Cumi:
Abis isi ulang tinta neeh…
*Babi:
Gw difitnah nyebarin flu, sialan…!!!
*Kutu:
Salah masuk rambut nih, kok bau pesing…???
*Kambing:
Jangan keluar rumah friends, bentar lg Idul Adha…
*Babi koment status Kambing:
Untung gw haram…!!!???
*Kambing bales koment:
Abis Idul Adha khan Imlek bro, lo lupa…???
*Monyet:
Ketawa2 sendiri baca postingan ini…
Sory yee
Sunday, December 11, 2016
Khotbah Tentang Dosa Kebohongan
Pengkhotbah memberitahu umatnya, "Minggu depan saya merencanakan untuk berkhotbah tentang dosa kebohongan. Untuk membantu Anda memahaminya, saya ingin Anda semua membaca Markus pasal 17."
Pada hari Minggu berikutnya, ketika bersiap menyampaikan khotbahnya,ia berkata, "Saya ingin tahu berapa banyak di antara Anda telah
membaca Markus 17."
Semua orang mengacungkan jarinya. Pengkhotbah itu tersenyum dan berkata, "Markus hanya memiliki 16 pasal. Sekarang saya akan memulai
khotbah saya tentang dosa kebohongan."
Thursday, December 8, 2016
Tikus Minder
Cerita Lucu Banget – BapakSukakibul, seorang politikus handal dari partai berlambang “Tikus KurusBeriler”, dirawat di RS Jiwa, karena stress berat akibat kalah pemilu. Gejala yang timbul adalah Sukakibul jadi selalu minder, tidak pede, dan jalan merunduk-runduk merasa seperti tikus. Bahkan bicarapun seperti mencicit, dan jadi sangat takut dengan kucing.
Selama perawatan oleh Dr. Ahli Jiwa yang kondang, Sukakibul menunjukkan kemajuan yang pesat. Setelah 4 bulan perawatan, Dr. Ahli Jiwa memutuskan Sukakibul untuk pulang… dan dinyatakan membaik… Sembuh !!!.
Di ruang Dr Ahli Jiwa…., saat pemeriksaan akhir..
” Silakan Masuk Pak Sukakibul…. Selamat Pak. Bapak boleh Pulang..”
” Terima kasih Dok, tetapi….”
“Apalagi .., bicara Bapak sudah lancar, tidak mencicit lagi..”
” Ya, Dok, Tapi…”
“Ya..ya.., Bapak masih sedikit minder.., itu normal… Coba lihat Bapak sudah dapat berdiri tegak. Postur tubuh saat berjalan sudah tegap….
” Terima kasih dok…., anu Dok. Tetapi…”
“Bapak sudah normal,.. sehat. Bapak jangan takut lagi dengan orang-orang, termasuk lawan politik Bapak… Coba, apalagi keluhannya”
“Anu Dok.. saya sebenarnya juga sudah merasa sembuh 100%. Saya memang politikus handal dan sekarang sudah tidak merasa sebagai tikus lagi… tapi Dok… Apakah kucing-kucing sudah tahu kalau saya bukan tikus lagi…..”
Sunday, December 4, 2016
Yudas
Waktu Yudas meninggal, dia dibawa ke surga. Sesampainya di pintu surga, Yudas dicegat Yohanes.
Yohanes: Hei kau pengkhianat! Mau apa kau di sini.
Yudas: Awas, saya mau lewat.
Yohanes: Kau tidak boleh masuk ke sini.
Yudas: Yohanes kau jangan macam-macam, Tuhan Yesus saja saya jual, apalagi kau, saya tukar dengan sagu mentah....
Nabi Elia
Seorang guru sekolah minggu menjelaskan kisah Nabi Elia dan nabi-nabi
palsu Baal dengan cermat. Dia menjelaskan bagaimana Elia membangun mezbah, menyusun kayu di atasnya, menyembelih lembu dan meletakkan
potongan-potongan daging lembu itu di atas mezbah. Lalu Elia menyuruh umat Allah mengisi empat kendi dengan air dan menuangkannya di atas
mezbah.
"Nah," ujar guru itu, "siapa yang bisa menebak mengapa Tuhan meminta Elia menuangkan air ke atas daging lembu di mezbah itu?"
Seorang gadis kecil yang duduk di belakang kelas mengangkat tangannya dengan antusiasme yang besar, "Untuk membuat kaldu sapi, Bu."